Pentingkah Memanaskan Mesin Kendaraan?

Reporter : Mario Aristo

Foto : Volkswagenclassic

BAGI beberapa orang memanaskan mobil sebelum mobil dikendarai merupakan sebuah kewajiban yang sudah tidak bisa ditawar lagi. Namun beberapa orang dengan dalih sudah majunya teknologi otomotif sudah tidak merasakan pentingnya untuk melakukan pemanasan mobil. Jadi perlukah sebenarnya memanaskan mobil sebelum dikendarai setiap harinya?

Gambaran sederhananya adalah mengilustrasikan mobil bagaikan tubuh kita sendiri. Walaupun sebenarnya sanggup, namun apakah kita menghendaki langsung mengerjakan aktivitas berat saat terbangun dari tidur? Tentunya kita akan sejenak duduk menyadarkan diri agar organ-organ tubuh siap untuk diajak beraktivitas.

Tak jauh berbeda dengan mobil. Memanaskan mobil di pagi hari sebelum diajak beraktivitas seharian penuh bertujuan untuk memberi kesempatan pada oli yang mengendap di bawah mesin karena hukum gravitasi untuk melumasi komponen mesin.

Diharapkan oli-oli naik dan melumasi komponen-komponen mesin lainnya yang tentunya tak seluruhnya berada di bagian bawah mesin.

Memang benar bahwa akhir-akhir ini banyak pabrikan oli yang mengklaim produknya dapat dengan mudah menjangkau berbagai area yang butuh pelumasan dengan cepat. Bahkan salah satu produsen mengklaim oli produknya telah melindungi mesin saat pertama kali dihidupkan.

Namun tanpa mengurangi kepercayaan terhadap kemajuan teknologi yang diklaim sang produsen oli dan mobil tersebut, tidak ada salahnya ketika tidak sedang dikejar waktu kita menyisakan waktu beberapa saat untuk memberi kesempatan mobil kita untuk terbangun dari tidurnya semalaman dengan tujuan menghindari keausan mesin akibat gesekan komponen mesin tanpa pelumasan oleh oli.

Cara yang baik untuk memanaskan mesin di pagi hari adalah sebagai berikut. Sebelum menyalakan mesin, ada baiknya periksa air radiator maupun ketinggian oli secara rutin. Sesudahnya, tekan pedal gas dua hingga tiga kali untuk mesin mobil yang masih menggunakan karburator atau tarik tuas choke. Barulah kini mesin dinyalakan.

Biarkan mesin menyala hinga temperatur naik 1/3 dari indikator temperatur mesin. Hal tersebut mengingat mesin yang bekerja pada temperatur ideal akan menghemat konsumsi bahan bakar.

Tak perlu terlalu lama memanaskan mobil. Lima menit saja sebenarnya cukup untuk memberi kesempatan oli menjangkau berbagai komponen-komponen mesin. Menyalakan mobil selama lima belas menit misalnya, akan lebih menjadi sebuah pemborosan dibanding sebuah perawatan.

Ada baiknya anda memanaskan mobil di luar garasi untuk menghindari gas buang kendaraan yang tentunya akan masuk ke dalam rumah dan dihirup oleh anggota keluarga. Namun jangan juga meninggalkan mobil yang dipanaskan di luar rumah tanpa pengawasan, mengingat telah terjadi beberapa kali kejadian pencurian terhadap mobil yang sedang dipanaskan di luar rumah. (berbagai sumber/OL-02)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: