Lima Faktor Pemicu Jerawat

Lima Faktor Pemicu Jerawat

KEHADIRAN bintik kecil kemerahan yang terasa perih di wajah, alias jerawat, memang selalu menjengkelkan. Simak apa saja faktor yang menyebabkan jerawat, dan pelajari bagaimana cara membasminya.

1. Produk penataan rambut
Jerawat yang disebabkan oleh produk perawatan rambut merupakan masalah umum. Menurut dermatolog Richard Fried, M.D., Ph.D., direktur Yardley Dermatology di Pennsylvania dan penulis ‘Healing Adult Acne,’ produk penataan rambut bisa merembes ke dahi, dan dapat menjebak bakteri penyebab jerawat dipori-pori.

Pori-pori yang tersumbat meradang dan berakibat pada timbulnya kemerahan, nanah, dan akhirnya komedo di sepanjang garis rambut dan dahi.

Selain itu, model rambut Anda juga berpengaruh. Poni bisa memperparah jerawat karena membawa produk perawatan rambut penyumbat pori tepat ke atas dahi. Untuk mengatasinya, aplikasikan produk perawatan rambut ke tangan dan jaga sejauh mungkin dari garis rambut. Setelah itu, sapu muka dengan facial cleanser untuk menghapus sisa-sisa produk.

2. Produk perawatan kulit
Perempuan rata-rata mencoba lima sampai 10 produk kosmetik baru setiap tahun. Tapi, hal itu buruk bagi kulit. Mengganti produk atau menambahkan yang baru sebelum produk lama sempat bekerja memberikan kulit bahan aktif dan pengawet baru, yang dapat menyebabkan iritasi dan jerawat, menurut dermatolog Paul Jarrod Frank, M.D., dari NYU Medical Center.

Yang lebih mengejutkan, bahkan obat jerawat pun bisa menyebabkan noda jika digunakan terlalu banyak. Untuk mengatasinya, pilih satu atau dua produk saja setiap kali dan berikan mereka kesempatan setidaknya empat hingga enam minggu untuk bekerja.

3. Make up remover
Kosmetik penyumbat pori dapat bercampur dengan minyak alami kulit dan menyebabkan jerawat. Masalahnya sebenarnya bukan terletak pada produk, tapi bagaimana cara Anda menghapus make up.

Setelah seharian, make up, minyak, dan tumpukan kotoran menciptakan ancaman yang dapat menyumbat pori, memerangkap bakteri penyebab jerawat, dan berakhir dengan munculnya jerawat. Untuk mengatasinya, cari produk noncomedogenic dan cuci muka secara menyeluruh dan lembut setiap malam.

4. Tabir surya
Tabir surya memiliki dua jenis bahan aktif, yakni bahan kimia yang melindungi kulit dari sinar ultraviolet dengan cara diserap ke dalam kulit, serta agen fisik yang menempel di permukaan kulit sebagai perisai.

Agen fisik, yang meliputi zinc oxide dan titanium oxide, dapat mendorong keringat lebih banyak di bawah lapisannya, dan menyebabkan jerawat. Untuk mengatasinya, hindari tabir surya yang mengandung agen fisik penyumbat pori. Sebaliknya, gunakan produk dengan bahan kimia seperti avobenzone, oxybenzone, methoxycinnamate atau octocylene.

Selain itu, pilih formula gel karena cenderung kurang menyumbat pori.

5. Telepon
Telepon bisa terpapar ke banyak permukaan yang mengandung bakteria sepanjang hari. Ketika berbicara menggunakan telepon, Anda mendekatkan bakteri ke area mulut. Kehangatan dan kelembapan dari mulut bisa menciptakan lingkungan yang baik bagi bakteri untuk berkembang biak dan menimbulkan jerawat.

Selain itu, jika Anda sering menempelkan telepon ke wajah, jerawat juga dapat muncul akibat gesekan. Untuk mengatasinya, batasi penggunaan telepon dan bersihkan dengan sapuan alkohol atau hand sanitizer setiap hari. (LI/OL-06)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: